Aku merasa hati adalah bagian paling rapuh. Sehingga tak berani mendekat karena takut tersakiti. Tak berani didekati karena takut menyakiti. Maaf.. memang sepenakut itu diriku.
Bagiku ucapan adalah puncaknya, tak peduli bagaimana hati merasa, tapi kata-kata itulah yang paling kupercaya.
Kau pinta ku tuk pergi, maka aku pergi. Kau pinta ku berhenti, maka aku berhenti. Saat kau tak nyaman, maka katakan, dan aku akan menghilang.
Maaf jika aku sebodoh itu. Tapi aku tak tahu cara membaca hati. Takut akan salah persepsi hingga menyakiti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar