Kamis, 23 Desember 2021

Yang istimewa hanyalah keluarga. Jadi kalau kau ingin menjadi seseorang yang istimewa, maka jadilah keluarga dulu.
Sesimpel itu prinsipku.. hahaaa..

Senin, 22 November 2021

Biarlah gunung bercerita tentang pohon dan ilalang. Biarlah pantai berkisah tentang ombak dan karang. Biarlah langit berkabar tentang bulan dan bintang.
Dan mentari tak peduli. Selalu begitu, membawa kehangatan dalam tiap cumbuan..

Kamis, 18 November 2021

Malam ini kubercerita.. tentang kecewa hati dipersimpangan rindu dan lara. Kala belaimu kini tak lagi beri sejuk dan rasa. Kuterjeda waktu dalam rambu seakan kenangan telah lama berlalu. Dilema ini, kian goyah hati beradu. Menggedor pilar rindu yang tiada lagi hirau. Gerlap lintang saksiku, tatkala hatiku melepasmu. Maaf inginku merdeka dengan bahagiaku.

Rabu, 17 November 2021

Rangkaian kata tersusun menjadi aksara, bercerita tentang musim hujan berselimut duka lara, dimana senja tak lagi jingga, terkata untuknya semoga bahagia..

       - mbah Slamet (f)

Untuk diriku..
Naif memang mengharapnya tanpa temu, merajutnya tanpa sua, harapan seperti dongeng cerita lalu, tanpa menyadari kalau semua hanya rekayasa.

       - mbah Slamet (f)

Selasa, 09 November 2021

Maaf.. Suara itu masuk dari kanan dan pergi dari sisi kiri. Bukan maksudku tuk menjadi abai. Atau maksud lain dari menjadi keras kepala. Namun semua itu adalah karena katamu tak sesuai nuraniku. Dan karena telah kubangun pendirian kokoh tuk menopang prinsipku.

Kamis, 28 Oktober 2021

Kita ketemuan.
Di sana ada senja yang kubingkiskan padamu, kubingkis tanpa bungkus, karena langit lebih tulus dari kertas kado mana pun. Dan kopi. Dan buku sederhana ini. Dan garis cakrawali, ketemuan langit dan bumi yang telah digariskan menjadi takdir.

       - Sujiwo Tejo (Tembang Talijiwo)


Manusia harus saling mengingatkan kepada kebaikan.. karena hutan, gunung, sawah, dan lautan hanya bisa mengingatkan kita kepada mantan.

       - Sujiwo Tejo (Senandung Talijiwo)

Senin, 18 Oktober 2021

 "Kepanikan adalah separuh penyakit, Ketenangan adalah separuh obat, dan kesabaran adalah permulaan kesembuhan."

       - Ibnu Sina 

Kamis, 14 Oktober 2021

Mencintai angin harus menjadi siut
Mencintai air harus menjadi ricik
Mencintai gunung harus menjadi terjal
Mencintai api harus menjadi jilat
Mencintai cakrawala harus menebas jarak
Mencintai-Mu harus menjelma aku

       - Sapardi Djoko Damono


Rabu, 22 September 2021

Gerimis tumpah bersama mentari yg merekah
Di bawah kelamnya cakrawala
Menghitung tetes-tetes air mata
Mematah sayap sebuah asa
Tak berkutik
Ini kah akhir detak setiap detik?

Senin, 13 September 2021

Tempat itu.. membuat jatuh cinta sejak awal bersua
Meniup aroma rindu dalam hati
Seakan menarik tuk kembali menikmati
Saat rasa nyaman itu ada
Berakhir tak berdaya dan pasrah pada semesta
Ketika tak ada siapa dan apa untuk bergantung
Ketika hanya diri sendiri dan Tuhan yg tersisa
Disitu lah air mata turun dan hati mengendur
Bagai setitik debu di angkasa
Kecil dan tak berdaya
Berharap dalam doa dan air mata
Berseru keajaiban Tuhan pada ciptaannya

Detik itu.. selalu 
Alam punya cerita
Kita punya asa
Dan Tuhan sepenuhnya memiliki haknya

Bukan kebetulan.
Namun itulah keajaiban.

#Slamet's story

Kamis, 05 Agustus 2021

Hujan, ajarkan aku cara melupakan,
Angin, bawalah aku terbang menghilang
Tuhan, hatiku melemah dan kini mulai goyah
Katakan apa yang harus kulakukan..

Senin, 26 Juli 2021

Seringai itu terlalu sumbang untuk hatiku yang masih terbata rindu.

Kamis, 08 Juli 2021

Selasa, 22 Juni 2021

Aku dan kamu hanya sebatas pernah. Bermimpi saling mengimbangi. Namun kini mimpimu berganti.

Aku merasa hati adalah bagian paling rapuh. Sehingga tak berani mendekat karena takut tersakiti. Tak berani didekati karena takut menyakiti. Maaf.. memang sepenakut itu diriku.

Bagiku ucapan adalah puncaknya, tak peduli bagaimana hati merasa, tapi kata-kata itulah yang paling kupercaya.

Kau pinta ku tuk pergi, maka aku pergi. Kau pinta ku berhenti, maka aku berhenti. Saat kau tak nyaman, maka katakan, dan aku akan menghilang.

Maaf jika aku sebodoh itu. Tapi aku tak tahu cara membaca hati. Takut akan salah persepsi hingga menyakiti.

Selasa, 01 Juni 2021

Beku lebih keras ketimbang batu dan beku lebih rapuh oleh waktu. Era ini tentang aku, kamu dan seluruh semesta. Sepenggal kisah yang menorehkan luka dan rasa tak bermuara. Sahutan melodi beradu mengiring dalam hening dan sepi. Pengingat hutang rasa bagi perasaan yg masih berusaha. Semua ini hanyalah fana yg penuh sandiwara. Namun tak dipungkiri eloknya membuat jatuh cinta.

Senin, 24 Mei 2021

Aku dan kamu dipertemukan oleh ketidaksengajaan, dipersaudarakan oleh huruf dan kata, diakrabkan oleh waktu dan takdir, serta disatukan oleh momen dan kenangan yang kini kan menjadi masa depan.

Sabtu, 20 Maret 2021

Nabi SAW pernah berpesan, "Cintailah kekasihmu sekadarnya saja, karena boleh jadi suatu hari nanti dia akan menjadi sesuatu yang engkau benci; dan bencilah sesuatu yang tidak engkau sukai sekadarnya saja, karena boleh jadi suatu hari nanti dia akan menjadi sesuatu yang engkau cintai." (HR Bukhari).

Jumat, 19 Maret 2021

Sedih boleh kah? Tapi kenapa..?

Tiba-tiba merasa kecewa dengan suatu hal yang biasa.

Hanya merasa aneh.. adakah yang berbeda?


Kamis, 18 Maret 2021

Ketinggian ini mengajarkanku tentang perjuangan, tentang realita sebuah hubungan, tentang ketulusan suatu pertemanan, dan awal mula pertemuan.

Cengkeraman kaki di tanah menanjak, napas yang sahut menyahut, paluh yang bercucuran, itu semua memang melelahkan. Namun entah mengapa serasa melambai tuk dijamah dan dimanja.

Awal mula, bersading bersama alam adalah impian yang sengaja terlupakan, karena tahu bahwa ini hanya sebatas harapan. Namun ternyata impian itu belumlah padam, seringkali tergugah saat mendengar kisah mereka para penjelajah.

Dan saat tiba waktunya..

1001 pikiran akan segala kemungkinan terlintas dan memperkuat keraguan. Perasaan rendah, cemas dan khawatir memenuhi hati, takut alam akan menolak.

Ketika kusatukan dahi dengan tanah, bersujud bersama alam menyembah sang Kuasa, disitulah aku sadar bahwa kami menyembah Tuhan yang sama dan alam menjadi perantara yang mengajarkanku bahwa kita bukanlah apa-apa tanpa ridha-Nya..

Senin, 15 Maret 2021

Satu, dua, bahkan sejuta
Alam tak pernah kehilangan pesonanya
Karena dia bebas dan tak berbatas
Eloknya senantiasa membekas

Dalam rimba belantara kutemukan sebuah makna
Tentang dominasi hijau penuh toleransi
Dan berbagai rona dalam hati

Bersama beriringan dalam pekatnya malam
Bergandengan duduk dari ketinggian
Lelah terengah dalam setiap langkah
Hadirkan melodi indah perjuangan

Bukan puncak yang benar-benar menjadi tujuan
Namun ialah kebersamaan diantara kesunyian
Yang hadirkan gradasi rasa dalam kemurnian